Sedih rasanya melihat teman-teman sebangsa dan senegara berdemo depan di kantor pertamina medan yang jalannya setiap hari wempi lalui dari rumah ke tempat kerja. Demo ini untuk menuntut agar harga minah dapat turun kembali dan mudah didapat. Saat ini teman-teman di kota medan dan sekitarnya mengeluhkan "Minah... sudahlah mahal langka pulak."
Ada [mungkin] lima alasan kenapa teman-teman berdemo tidak mau pakai gas dan ingin rujuk kembali dengan minah.
Sigesit irit sudah lama tidak dimandikan dan sudah lama tidak diservis, selain itu bannya selalu bocor dan kadang-kadang dalam sehari bisa tiga kali bocor. Pagi-pagi pergi kerja, siangnya sewaktu mau makan siang dan sore sepulang kerja.
Karena sudah lama tidak dimandikan dan tidak diservis, debu yang menempel pun sudah seperti tanah. Di roda depan ada bunyi nyit-nyit-nyit sedangkan di mesin ada bunyi klak-klak-klak. Di jalan raya sih tidak begitu berpengaruh namun sewaktu memasuki gang-gang sempit yang sepi kendaraan bunyinya terdengar sangat jelas nyit-nyit klak-klak nyit-nyit. Ketahuan sekali kalo ni anak pemalas banget ngurusin motor.
Gambar di atas adalah jalan bilal medan yang wempi lalui sewaktu berangkat kerja setiap harinya. Jalan tersebut sudah sering diperbaiki namun seminggu setelahnya berlubang kembali bak kubangan kerbau. Entah dimana salahnya. Ditambah dengan truk gandeng bulog yang sering lewat disini. Complicated...!!! menambah daftar panjang dalih pemuka kota untuk menjawab pertanyaan warga medan kenapa jalan yang baru ditambal begitu cepat rusak kembali.
Pelanggan Yth. Sbg wujud apresiasi kami terhadap pelanggan TELKOMSELFlash, mulai tgl 1 Okt 09 s/d masa kontrak anda berakhir, Fair Use Paket TELKOMSELFlash Unlimited anda kembali ke kuota semula yaitu 2 GB. Terimakasih.
Kalimat di atas adalah kutipan dari SMS yang dikirimkan oleh TelkomselFlash mengenai Quota Bandwith yang dikembalikan ke semula yaitu 2GB sesuai dengan perjanjian awal sewaktu kontrak dan berlangganan TelkomselFlash pada Ramadhan kemaren. Dimana, sebelumnya pihak TelkomselFlash secara sepihak menyunat Quota yang awalnya disepakati dalam kontrak adalah 2G perbulan per 1 September 2009 diturunkan menjadi 500MB perbulannya.
Wempi bersyukur bisa lahir pada tahun 80 an dan menginjak remaja pada tahun 90 an, dimana tontonan dan lagu yang disediakan oleh negara ini mengikuti berjalannya umur wempi. Lagu anak-anak seperti chiquita meidy, enno lerian, trio kwek-kwek, dan terakhir dari sulis dan tasya sampai akhirnya redup ditelan bumi pertiwi. Tontonan yang mendidik seperti si unyil dan sikomo yang akhirnya redup juga dengan alasan klasik "dana". Padan era ini ada 2 lagi tontonan mendidik menurut wempi yang tertinggal sibolang dan laptop siunyil ditambah produk import upin dan ipin. Mohon koreksinya jika wempi salah...