|

Hari ini wempi bayar pajak kendaraan roda 2 sigesit irit di samsat kota padang. Membayar pajak sendiri di samsat merupakan pengalaman pertama wempi setelah motor itu lunas dari kredit dan bpkb sudah di tangan.
Pasca gempa, kantor samsat padang yang berada di jalan khatib sulaiman seperti tampak pada gambar di atas dipindahkan ke gedung perempuan kalau tidak salah di depan simpang gor h. agus salim.
Membayar pajak kendaraan ini sangatlah gampang, hanya butuh waktu lebih kurang 1 jam.
Kita tinggal ambil formulir pada ruang masuk. Kemudian menyerahkannya [sepertinya] kepada anak-anak magang untuk disusun rapi di dalam map. Sayangnya map tidak disediakan di kantor ini, jadi harus beli kepada pedagang asongan diluar kantor dengan harga di atas normal yaitu Rp. 1.000.
Berkas yang disusun didalam amplop adalah BPKB asli, STNK asli, Pajak tahun kemaren asli, KTP asli dan formulir yang diambil tadi. Kemudian anak magang tadi menginformasikan untuk wempi bawa map beserta isinya ke loket yang dia sampaikan.
Di Loket wempi berikan map beserta isinya tersebut dan disuruh duduk untuk menunggu pembuatan bukti serah terima dokumen dan bpkb asli.
Sekitar 15 menit berikutnya wempi dipanggil lagi untuk mengambil resi guna pembayaran pajak. Dengan resi tersebut wempi ke kasir untuk melunasi pajak. Wempi serahkan uang Rp. 160.000. dengan kembalian Rp. 3.000 dari pajak tertera Rp. 156.500.
Selanjutnya nunggu lagi di loket pengambilan STNK sekitar 5 menit. Setelah 5 menit berdiri plat nomer motor wempi dipanggil, wempi serahkan bukti lunas. STNK, Pajak baru dan KTP langsung wempi dapatkan.
Segitu aja. Gampangkan...
Untuk yang minus-minusnya mungkin hanya soal map dan cara pelayanan.
Untuk map sebaiknya samsat padang menyediakannya seperti dirjen pajak menyediakan amplop untuk pelaporan pajak.
Untuk cara pelayanan sebaiknya pegawai samsat padang termasuk yang dari kepolisian belajar dari tenaga magang yang ada disana, melayani dengan senyuman dan hati, memberikan pengarahan dengan jelas, rapatkan tangan dan ucapkan terimakasih setiap selesai transaksi disetiap loket.
|
Comments
sistem dibuat untuk melayani masyarat,bukan untuk memperbodah masyarakat,
ambil bpkb kendaraan mesti bayar juga rata 30ribu jenis mobil dan kendaraan roda dua..>,
acc kendaraan 20 ribu.,
belum juga yang lain...
sungguh heran kota padang..>
semuanya mesti harus pake uang...
Kalau membayar pajak tapi tidak di sertai KTP asli pemilik motor bisa gak?
wuidih. gedungnya masih hancur bekas gempa kemarin yaa.
hebat juga petugas magang yg ramah2 itu.
terima kasih dan mohon maaf
(sorry fastreading)
Salam hangat serta jabat erat selalu dari Tabanan
Trims.
Salam
RSS feed for comments to this post