Wempi Satria Wempi Satria

Berlangganan

Isikan alamat email:

Google PageRank Checker

Komentar Terakhir

Sponsor Wempi


Banner 400x50

Petugas Parkir RSU Milik Pemerintah
Opini & Aspirasi - Instansi Pemerintah
Selasa, 17 Februari 2009 15:04

RSU Dr. Pirngadi Kota Medan

RSUP Dr. M. Djamil Padang

Demi memberikan pelayanan kesehatan yang baik buat karyawan dan menjadi perusahaan yang berbakti bagi nusa dan bangsa indonesia tentunya, hehe...Laughing setiap perusahaan dalam group tempat wempi bakureh (bekerja -red) mengutamakan rumah sakit umum milik pemerintah dalam merujuk karyawan nya yang mo berobat, oleh karena itu untuk memaksimalkan pelayanan kepada karyawan tersebut perlu diadakannya kerjasama lebih formal antara perusahaan dan rumah sakit. Cool wempi tuh yang kebagian tugas tersebut.

Kalo di padang wempi berhubungan dengan RSUP Dr. M. Djamil Padang kalo di medan wempi berurusan dengan RSU Dr. Pirngadi Kota Medan.

Butuh waktu berbulan-bulan, sampai perjanjian kerjasama bisa menjadi formal selain draft yang wempi buat dikoreksi sama bos, pihak rumah sakit tentu juga memberikan koreksi-koreksi nya supaya tidak saling melemahkan suatu pihak dalam perjanjian tersebut.

Selama mengurus perjanjian kerjasama tersebut (termasuk juga urusan-urusan yang lainnya) ada satu point yang bikin wempi eneg baik di RSUP Dr. M. Djamil Padang maupun RSU Dr. Pirngadi Kota Medan yaitu "pelayanan parkir yang sangat jelek".

Di RSUP Dr. M. Djamil Padang petugas parkir hanya nongkrong di pos saja ngasih tiket kemudian minta duit tanpa mau membantu kita mencari tempat parkir yang kosong apalagi memandu kita untuk memarkir kendaraan, yang lebih menjengkelkan petugas parkir tidak pernah memberitahu kalo tempat parkir di rumah sakit sudah penuh so... kita bayar tiket cuma keliling cari tempat parkir dan keluar lagi karena tempat parkirnya sudah penuh (cuma muter doang kena tarif parkir), jadi setiap urusan dengan RSUP Dr. M. Djamil wempi lebih memilih parkir di pinggir jalan depan rumah sakit tersebut.

Lain di padang lain pula di Medan (RSU Dr. Pirngadi Kota Medan), petugas parkirnya  banyak dan siap membantu kita mencarikan tempat parkir, memandu kita parkir sampe mo keluar pun kita di pandu. Sayang sekali petugas yang memberikan tiket dan memungut uang agak sedikit "berulah". Uang yang kita bayarkan tidak sama dengan yang tertera di tiket untuk roda 4 Rp 1.500 dipungut Rp 2.000 sedangkan untuk kendaraan roda dua yang tertera Rp. 500 namun di pungut Rp. 1.000, kalo diminta terkadang diberikan terkadang tidak dengan berbagai macam alasan salah satunya "gak ada kembalian Rp. 500"

Pernah juga wempi kasih Rp. 5.000, eh... juga gak dikembalikan. "Itu lima ribu loh mbak?" "Eh iya lupa saya bang." sambil memberikan kembalian lengkap tapi dengan sobekan karcis bekas.

Wempi sebenarnya malas kalo dah menyangkut uang dengan nominalnya tidak seberapa malahan kitanya di ejek "alah baru 500 perak diminta pulak bapak kan orang kantoran berapalah 500 perak tu". Kalo cara mendapatkannya seperti ini walaupun nominalnya kecil wempi jadi alergi juga, yang awalnya simpati dengan profesi mereka sekarang terpaksa memandang dengan sebelah mata, seperti yang pernah wempi ceritakan tentang "Tukang Sampah Sialan".

Tapi setelah wempi buat tulisan tersebut di depan gang yang tidak bisa dilalui oleh kendaraan pengangkut sampah sekarang sudah disediakan tempat penampung sampah sementara terbuat dari anyaman bambu, wempi pikir mungkin supaya ringan untuk mengangkatnya  ke dalam truck, kemudian truck pengangkut sampah sudah mulai banyak berkeliaran mengangkut sampah yang ada di kota medan. Memang belum maksimal pemkot medan masih perlu membenahi lagi urusan sampah ini karena ada sampah ditunggu menggunung dulu baru diangkut.

Mudah-mudahan tulisan ini cepat ditanggapi sebelum RUU Pelayanan Publik di-sah-kan, jangan sampai dimeja hijaukan dulu baru berbenah.



 

Comments  

 
0 #19 kow 2010-10-29 20:20
tukang parkir dimanapun memang sialan.
saya lebih suka mereka dibunuh aja, biar tidak merepotkan
Quote | Report to administrator
 
 
0 #18 OktaEndy 2009-02-25 20:01
:D
begitulah mental para petugas parkir.
aku juga bt apalagi petugas yang di jalanan, begitu terima uang langsung kabur :sad:
Quote | Report to administrator
 
 
0 #17 Tha 2009-02-25 16:01
weleh..weleh..untungnya blom pernah dapet yang kayak gitu wemp..
emang nyebelin moso 500 aja mau di tilep diiihh situ okeh
Quote | Report to administrator
 
 
0 #16 novi 2009-02-25 15:41
Sumatera emang gitu ya pelayanannya :-)
Quote | Report to administrator
 
 
0 #15 latree 2009-02-25 02:29
suka pura-pura ngga tahu kalo keliru...
*sigh*
Quote | Report to administrator
 
 
0 #14 raffaell 2009-02-24 17:27
Oww, Medan semakin keras kalo gitu wem...
Quote | Report to administrator
 
 
0 #13 Edi Psw 2009-02-24 17:24
Wah, kayaknya lahan parkirnya luas banget nih.
Quote | Report to administrator
 
 
0 #12 ichanx 2009-02-24 14:49
seru juga ya masalah perparkiran... hahaha
Quote | Report to administrator
 
 
0 #11 kenny 2009-02-24 04:29
wah disini udah lumayan teratur loh parkirnya apalagi ditempat2 pelayanan public gitu. emang njengkelin ya klo cuma mau duitnya doang, pelayanannya bussss.
Quote | Report to administrator
 
 
0 #10 rita 2009-02-24 02:59
Wahh petugas loketnya gak bener tuw mas
ckckckc.... baru denger saya hal seperti ini mas.. gak ada risihnya yaa
Quote | Report to administrator
 

Add comment


Security code
Refresh

Wempi Satria
Wempi NoksPi
Plugin Joomla AutoSEO 1.2 by geekspace.free.fr