|
Bimbingan -
Tips & Trik
|
|
Senin, 25 Januari 2010 00:00 |
|

Pareto Chart adalah salah satu tool QCC untuk menentukan prioritas pokok penyebab yang mesti diselesaikan [biasanya item yang bernilai 70% up]. Contoh sederhana kita mau mengamankan barang-barang kita yang berada dirumah, tentunya prioritas barang yang perlu pengamanan ekstra adalah yang bernilai tinggi dan biasanya cuma 20% dari total seluruh barang kita yang ada dirumah misalnya perhiasan dan kendaraan.
Berikut ini wempi mau coba demokan bagaimana cara membuat [diagram/grafik] pareto chart menggunakan microsoft office excel 2007 [CMIIW].
- Buka microsoft office excel, katakanlah kita sudah punya data penyebab yang akan di-pareto-kan seperti berikut [buat di sheet2 workbook excel teman-teman];
 Macam-macam penyebab [Cause] ada A sampai N, kemudian Nilai [Value] masing-masing penyebab ada 80 sampai 5 dengan total jumlah nilai sama dengan 355, sedangkan persentase masing-masing nilai menggunakan formula excel yaitu B2/$B$16*C2 dan seterusnya sampai ke C15. Untuk Accumulation dicari menggunakan rumus D3=D2+C3 dan seterusnya ke D15, khusus untuk D2 nilainya sama dengan C2 [sesuaikan rumus-rumus tersebut dengan workbook excel teman-teman]
- Kemudian buka sheet1, klik menu Insert kemudian klik Line, pilih yang sudut kiri atas, sesuai gambar berikut;

- Klik kanan pada chart kosong yang telah dibuat tersebut, klik menu Select Data...


- Seleksi data yang ada di sheet2 [seperti pada gambar di bawah] dari A1 sampai D15 dengan cara klik tahan mouse di kolom A1 geser mouse hingga D15.

- Maka akan tampil grafik grafis seperti berikut;

- Klik kanan grafik garis yang ke atas [Accumulation], kemudian pilih menu Format Data Series...

- Set garis tersebut menjadi Secondary Axis, kemudian klik Close.

- Klik kanan Secondary Axis [yang sebelah kanan grafik], kemudian pilih Format Axis...

- Kemudian set Minimumnya menjadi 0 dan Maximum menjadi 100, lalu Close.

- Klik kanan garis yang warna merah [%] kemudian pilih Delete.

- Klik kanan Primary Axis [yang sebelah kiri grafik], kemudian pilih menu Format Axis...

- Kemudian set Minimumnya menjadi 0 dan Maximum menjadi 355 [sesuaikan dengan Amount of Value], lalu Close.

- Klik kanan garis warna biru [Value], kemudian pilih menu Change Series Chart Type...

- Pilih Chart Type Column sudut kiri atas seperti gambar di bawah, klik OK.

- Hasil akhir akan tampak seperti gambar di bawah ini;

Jika teman-teman malah puyeng dengan tutorial yang wempi buat di atas janganlah berkecil hati, silakan unduh saja file excel yang telah wempi buat [tinggal pakai] di SINI
|