|

Malam ini wempi terbangun dari tidur. Jam dinding yang digantung dipintu dalam kamar. Menunjukkan angka 2 dinihari kurang dikit. Habis itu mata tidak bisa dilelapkan lagi.
Istri dan 2 orang anak lelaki. Alhamdulillah masih terlelap tidur hingga pagi nanti. Wempi bergerilya nyari nyamuk, bunuh mereka satu persatu. Supaya badan bisa agak sedikit lelah. Namun mata belum juga bisa dilelapkan.
Wempi ambil laptop dan nyalakan. Nyari-nyari profil seseorang yang nelpon wempi tadi [kemaren] siang. Cek FB, Cek Email dan lain-lainnya. Setelah semua selesai mata tetap saja belum bisa dilelapkan.
Wempi buka admin blog merah menyala ini. Wempi tulis kegalauan. Galau knapa? Entahlah...
Terkadang jalan hidup tidak seperti yang diinginkan. Ataupun yang direncanakan. Tapi wempi tetap berpegang teguh.
Kehidupan yang dijalani setiap orang. Baik yang sesuai dengan keinginannya. Maupun yang terpaksa mereka jalani. Itu adalah yang terbaik buat mereka.
Jam dinding yang digantung dipintu dalam kamar. Sekarang sudah menunjukkan angka 2 dinihari lebih dikit. Wempi harus bisa terlelap.
Besok pagi-pagi sekali. Wempi harus melaksanakan rutinitas seperti biasa.
Dan juga. Agar tulisan ini tidak manggarasau.
|