|

Seorang teman mengirimkan photo wempi melalui pesbuk sewaktu mendaki gunung merapi yang berada di padang panjang sumatera barat... wuih... ini photo dan kejadiannya kek dah lama nian, jaman sekolah dulu, hee... Wempi yang duduk nyalip itu, pake jaket berkerudung.
Acara daki gunung ini dilaksanakan pada bulan agustus buat ngibarin merah putih di puncak gunung merapi. Diawali dengan meeting singkat di sekolah tentang apa saja persiapannya kemudian kapan akan berangkatnya dan ngumpul dmana?
Tgl 16 agustus sore dari kota padang kami sudah meluncur ke kaki gunung merapi padang panjang sumatera barat. Di pasar kaki gunung tersebut kami membeli perlengkapan sekali pakai seperti minah [minyak tanah] dan dirigen dengan air minum. Jika dibawa dari padang akan menuhin backpack sekaligus memberatkan. Berikut ini gambar situasi wempi dan teman-teman sebelum pendakian di sebuah mesjid di kaki gunung merapi.

Pendakian dimulai pada jam 8 malam, menelusuri jalan yang tidak setapak lagi karena gunung merapi ini sudah menjadi langganan buat didaki. Sesampai di perut gunung ternyata ada warung jualan kopi dan gorengan, haha...
Pendakian terus dilakukan supaya target subuh sudah sampe dipuncak, kabarnya dari kaki gunung untuk mencapai puncak butuh waktu 9 sampe 11 jam.
Sesampai di bukit cadas maksudnya gak ada pohon lagi cuma ada batu-batu vulkanik kami putuskan istirahat sampe keadaan sekitar cadas cukup terang untuk meneruskan pendakian. Tetapi entah karena sebab apa gunungnya batuk alhasil pada saat itu kami sudah tertutup abu, jarak pandang hanya 1 sampai 2 meter saja, baunya pun bikin teler. Untung saja gak ada yang hilang.
Rencana mengibarkan merah putih di puncak gunung merapi akhirnya batal. Turun gunung kami malah diuber-uber oleh sejenis tawon yang bersarang di tanah, capeknya minta ampun lari-larian... air habis... makanan habis...
Tetapi ternyata anak-anak dikampung sekitar gunung jualan makanan sampe kepuncak merapi, haha... haha... bagi teman-teman yang mau daki gunung merapi pada waktu itu sebenarnya gak usah takut kehabisan bekal karena selain ada warung di perut gunung, anak-anak disana jualan makanan sampe kepuncak gunung merapi loh...
Di gunung merapi kami tidak berani mengambil gambar karena ini gunung suka nampilin makhluk halus didalam photo. Suka bikin orang kesasar serta gak segan-segan bikin orang bandel jadi koid.
|