Orang Minang mempercayai legenda di balik terbentuknya danau, yaitu “Bujang Sembilan”. Ada sebuah keluarga terdiri dari 10 orang, 9 orang laki-laki atau disebut bujang dan seorang perempuan bernama Sani. Keelokan paras dan perilaku Sani, menjadi daya pikat tersendiri bagi pemuda bernama Sigiran. Belakangan, datang tuduhan dari Bujang Sembilan bahwa pasangan sejoli ini telah melakukan perbuatan amoral.
Bantahan atas tudingan itu ditunjukkan kedua insan itu dengan cara meloncat terjun ke kawah gunung. Jika gunung meletus, berarti tuduhan itu benar. Ternyata gunung tidak meletus. Sedangkan kawah semakin membesar dan kemudian terbentuklah danau tersebut. Karena tuduhannya tidak terbukti, para Bujang Sembilan kemudian dikutuk menjadi ikan.
banyak tokoh yang terlahir di desa Maninjau antara lain Buya Hamka (1908-1981) dan Rangkayo Rasuna Said (1910-1965).
Lembah yang memanjakan hati dan mata ini mempunyai legenda sendiri. Menurut hikayat setempat, dulunya di atas tebing berdiri sebuah kerajaan. Sedangkan lembahnya merupakan lautan. Suatu hari, putri kerajaan memilih terjun ke laut karena tak diizinkan menikah dengan lelaki yang disukainya. Sang raja lalu memerintahkan rakyatnya mencari jasad sang putri. Namun hingga laut dikeringkan, jenazah sang putri tetap tak ditemukan. Laut yang menjadi daratan itu kini dikenal sebagai Lembah Harau dan menjadi tempat bermukim yang indah.
Sepertinya sudah lama wempi gak jalan-jalan di kota medan ini, sehingga tulisan untuk kategori jalan-jalan agak terabaikan dan lama tidak diperbarui. Terlebih ajakan untuk jalan-jalan tidak ada lagi alias sepi, apa lagi keinginan untuk mengajak jalan-jalan orang lain kantong wempi terlalu tipis untuk mewujudkannya. Mau pergi jalan-jalan sendiri sepertinya kurang asyik, kurang berasa.
Kebetulan minggu kemaren ada bos yang mengajak wempi jalan-jalan. Setelah diadakan voting maka lokasi yang disetujui adalah bukit kubu dan mikie holidays yang berada di kota berastagi sumatera utara. Karena kebanyakan dah berkeluarga dan anak-anak makanya lokasi ini banyak di voting, hehe...
Dengan demikian wempi dapat bahan tulisan untuk kategori jalan-jalan, kali ini tentang kegiatan wempi jalan-jalan ke bukit kubu.
Bukit Lawang adalah nama tempat wisata di Kabupaten Langkat, Provinsi Sumatra Utara yang terletak 68 km sebelah barat laut Kota Binjai dan sekitar 80 km di sebelah barat laut kota Medan. Bukit Lawang termasuk dalam lingkup Taman Nasional Gunung Leuser yang merupakan daerah konservasi terhadap mawas orang hutan.
Beberapa tahun lalu tepatnya pada tanggal 2 November 2003, Bukit Lawang dilanda tragedi banjir bandang yang menyebabkan ratusan rumah penduduk serta wisma-wisma penginapan di tepian Sungai Bahorok hancur lebur.
Kejadian yang terjadi pada masa kepemimpinan megawati tersebut kalo gak salah merenggut sekitar 400 orang termasuk wisatawan mancanegara sehingga taufik kiemas langsung datang berkunjung ke lokasi.
Danau Toba adalah sebuah danau vulkanik dengan ukuran panjang 100 kilometer dan lebar 30 kilometer yang terletak di Provinsi Sumatera Utara, Indonesia. Di tengah danau ini terdapat sebuah pulau vulkanik bernama Pulau Samosir.
Diperkirakan Danau Toba terjadi saat ledakan sekitar 73.000-75.000 tahun yang lalu dan merupakan letusan supervolcano (gunung berapi super) yang paling baru. Bill Rose dan Craig Chesner dari Michigan Technological University memperkirakan bahwa bahan-bahan vulkanik yang dimuntahkan gunung itu sebanyak 2.800 km³, dengan 800 km³ batuan ignimbrit dan 2.000 km³ abu vulkanik yang diperkirakan tertiup angin ke barat selama 2 minggu. Debu vulkanik yang ditiup angin telah menyebar ke separuh bumi, dari Cina sampai ke Afrika Selatan. Letusannya terjadi selama 1 minggu dan lontaran debunya mencapai 10 km di atas permukaan laut.
Kejadian ini menyebabkan kematian massal dan pada beberapa spesies juga diikuti kepunahan. Menurut beberapa bukti DNA, letusan ini juga menyusutkan jumlah manusia sampai sekitar 60% dari jumlah populasi manusia bumi saat itu, yaitu sekitar 60 juta manusia. Letusan itu juga ikut menyebabkan terjadinya zaman es, walaupun para ahli masih memperdebatkannya.
Setelah letusan tersebut, terbentuk kaldera yang kemudian terisi oleh air dan menjadi yang sekarang dikenal sebagai Danau Toba. Tekanan ke atas oleh magma yang belum keluar menyebabkan munculnya Pulau Samosir.