|

Kontrakan wempi di atas kemasukan maling. Kejadiaannya pada hari Kamis sore tanggal 15 April 2010. [Maling disiang sore bolong].
Seperti biasa wempi pulang mencari uang buat nafkah keluarga tiap jam 5 sore. Dari depan gang wempi sudah lihat ada rame-rame di depan rumah. Ada apa gerangan? Pikiran yang aneh-aneh langsung mampir dikepala, mengingat orang rumah yang lagi hamil di rumah.
Sampe depan pagar wempi tanya ke warga, ada apa? [panik mode: on]. "Ada maling masuk rumah abang."
Hal pertama yang wempi lakukan langsung nyari orang rumah. Semoga baik-baik saja. Tampak sekali orang rumah dalam keadaan pucat dan syok.
Ceritanya... rumah ditinggal hanya sekitar 5 menit saja untuk belanja ke warung. Semua pintu dikunci. Pas pulang pintu belakang sudah terbuka lebar. Karena takut orang rumah manggil tetangga untuk masuk ke rumah. Setelah dicek kesemua ruangan dan loteng ternyata malingnya sudah tidak ada di tempat. Kami kehilangan HP Nokia E63 yang lagi dicharge di atas meja dan Uang Rp. 350ribu dalam almari.
Ini Medan Bung...!!!
Sebelumnya wempi pernah kecurian helm diparkiran, kemudian ada lagi kamera saku digital di rumah. Walaupun kecil total perkiraan kerugian sudah mencapai Rp. 4juta.
Sebenarnya daerah ini memang langganan pencurian, untuk mengatasi hal tersebut warga membuat gang yang tembus ke gang lainnya itu menjadi gang buntu sehingga tinggal 2 jalan setapak menuju mesjid dan 1 jalan utama menuju jalan raya. Akan tetapi tetap saja warga sering kecurian.
Bayangkan saja tabung gas elpiji yang 12 kg bisa juga kecurian pada saat orang lagi shalat jum'at.
Lalu Kepala Lingkungan berinisiatif menutup satu jalan setapak yang menuju ke mesjid. Sehingga hanya tinggal 1 jalan setapak ke mesjid dan satu jalan utama. Tapi tetap saja masih ada yang kecurian, barang yang sering dicuri itu yang kecil-kecil namun bernilai jual tinggi seperti HP, Kamera, Uang dan Emas, kejadian selalu siang hari.
Berita kecurian sekarang adalah dari rumah wempi, efeknya cukup lumayan bikin kacau... karena antar tetangga menjadi saling curiga. Ada kemungkinan sang maling adalah warga kompleks ini juga.
|
Comments
saya doakan semoga maling itu bisa cepat kaya. biar gak jadi maling lagi.
terima kasih dan mohon maaf :whistle:
makanya timbul kecurigaan macam itu. kalau pun bukan malingnya yang orang dalam, minimal ada informer dari dalam..
btw, turut berduka cita ya wemp...
sabar ya kang
mungkin kita sendiri yang harus lebih waspada setiap saat
Jadi, ke manapun kita pergi, sesebentar apapun kita pergi, tetap pintu rumah harus dikunci.
yang kemarin terlalu rumit dan nlimet themesnya, susah juga komentarnya, prosesnya ribet dan cukup lama verifikasinya
RSS feed for comments to this post